Naga pun membuka kedua kaki Lily, dengan lincah lidahnya bermain di area sana. Wanita itu berteriak karena gigitan kecil yang Naga lakukan. Pria itu sangat suka seks, baginya tubuh Lily sungguh berbeda. Apalagi semua yang pria itu sentuh terasa sangat lembut di jemarinya. Lily kembali mengejang, apalagi saat tubuhnya tidak bisa menahan gejolak yang keluar dari tubuhnya. Setiap inci sentuhan dari bibir Naga, membuat wanita menggila. “Tuan,” dia mendesah dan memanggil Naga berkali-kali. “Jangan,.” Lily mengangkat kedua kakinya ke atas karena bagian bawah miliknya sudah di kuasai pria tersebut. “Panggil namaku, Naga,” Lily tidak bisa mengatakan apapun karena napasnya tercekat. pisang Naga sungguh besar dan dia mengisi rongga bagian dalam Lily. Ini sungguh luar biasa, tak ada yang bisa Lily

