CHAPTER 40

1608 Kata

Kedua bola mata Iqbal membola sempurna, saat melihat bukti yang Rian kirimkan. Beberapa tangkapan layar, isi pesan yang Priska kirimkan pada Abi. Pesan yang berisi ungkapan cinta, namun berakhir sebuah ancaman, saat Melya membalas pesan tersebut, dan mengatakan untuk Priska tak mengganggu suaminya lagi. Tak banyak berpikir lagi, pria itu segera meninggalkan segala pekerjaannya. Iqbal akan segera pulang ke rumah, untuk bertemu dengan adik perempuannya. Gadis yang selama ini kenali, sebagai gadis yang pendiam, lugu dan baik hati, namun memiliki sisi lain yang membuat dirinya terkejut. Dengan perasaan marah, Iqbal melajukan kendaraannya dengan kecepatan penuh. Ia ingin bisa segera tiba ke rumahnya, untuk meminta penjelasan atas apa yang sudah Priska lakukan. Dirinya begitu kecewa, karena ga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN