CHAPTER 92

2654 Kata

Abi dan Melya baru saja selesai makan malam, belum ada satu hal pun yang Melya dengar dari suaminya. Abi lebih banyak diam, dan nampak sangat murung, membuat Melya ragu untuk bertanya pada Abi, mengenai apa yang sebenarnya terjadi, saat pria itu datang ke rumah Sisil, untuk bertemu dengan wanita itu dan juga kedua orangtuanya. Melya yang merasa tubuhnya belum pulih seratus persen, memilih untuk segera kembali masuk ke kamar, sedangkan Abi ingin menemani kedua anaknya bermain sebentar, sebelum masuk waktu Azzam dan Neina untuk segera tidur. Seberat dan serumit apapun masalah hidup yang ada, selain kehadiran Melya dalam kehidupannya, Azzam dan Neina akan menjadi obat paling mujarab, yang mampu menyembuhkan segala rasa sakit dan luka yang Abi rasakan. Melihat tawa dan bercanda bersama kedua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN