“STOP...!” teriak Priska, menghentikan langkah Melly dan membuat semua orang yang masih ada dalam ruangan itu terkejut. “Ada apa, Pris?” tanya Melly. “Jadi, kalian semua kumpul disini, cuma buat mempermalukan aku?” tanya Priska, dengan mata yang sudah berkaca-kaca, siap menumpahkan air matanya. “Maksud kamu, mempermalukan yang bagaimana?” Abi yang bertanya, pria itu sudah berdiri dari tempat duduknya, mendekati gadis itu dan menatapnya dengan begitu dalam. “Ini semua, maksudnya apa? Kenapa harus diperiksa di rumah, sampai bersandiwara kalau dia calon istri ketiga Mas Abi,” Melya ikut bangun dari tempat duduknya, lalu ia mendekati sang suami dan berdiri disisinya. Wanita itu meminta Abi untuk mundur, biar dirinya yang akan berbicara dengan Priska. Melya begitu mengerti, bagaimana sang

