Seorang wanita dengan sekelumit perasaan yang bergemuruh dalam hati, baru saja tiba di rumahnya. Sejak pamit untuk pulang, ia memang tak langsung ke tempat tujuannya, namun memilih untuk menghabiskan waktu di suatu tempat yang menurutnya, bisa sedikit memberi ketenangan. Menikmati secangkir kopi hangat, ditemani dengan sepotong kue, sudah cukup untuk mengisi perutnya siang ini. Setelah perasaannya jauh lebih baik, wanita itu baru memutuskan untuk pulang ke rumah. Namun, perasaan tenang itu hanya terasa begitu singkat baginya, selama perjalanan menuju rumah, pemikirannya kembali berputar, mengingat segala perkataan wanita lain, yang baru saja mengungkapkan apa yang di rasakannya satu tahun lalu. Tetapi, mengapa ia baru mengungkapkannya sekarang, di saat semuanya sudah berjalan dengan begit

