Adab Preman

1221 Kata

"Hahahaha!" Mereka semua tertawa kecuali Xavier dan adiknya Bellatrix yang simpati terhadap Rangga. Sungguh keterlaluan para orang tua itu, bukannya menjadi pendukung terbaik malah menjadi orang yang merusak mental anaknya. Untung saja Rangga orangnya bermental baja, ia tak terpengaruh dengan sikap semena-mena para orang tua itu. Rangga ingat ketika ia bersama Dinda menghadapi situasi seperti ini di rumah keluarga Utama, ia harus menunggu mereka puas lalu ia bisa kembali melakukan banding. Sebab, jika mereka belum puas, mereka tak akan mendengarkan penjelasannya. Namun, bukannya Rangga, tapi malah Bellatrix yang bersuara terlebih dahulu. Ia tak terima kakak sepupunya diperlakukan seperti itu di depan keluarganya dan keluarga Utama. Ia seusia dengan Rangga tapi sekolah di sekolah inte

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN