(BAB 65)

3623 Kata

"Jadi Adek mau ngomong apa?" Tanya Bunda buka obrolan lebih dulu, gue yang awalnya berdiri disamping Bunda tanpa sepatah katapun beralih untuk duduk di samping Bunda gue lengkap dengan senyum penuh maksud sekarang, jujur aja awalnya gue sedikit meragu untuk ngajak Bunda ngomong berdua kaya gini, alasannya sangat jelas, semenjak dua tahun belakangan gue memang udah jarang ngobrol banyak sama Bunda gue, gue udah jarang cerita apapun, hampir gak pernah malah, apapun semuanya belajar gue tanggung sendiri, mau itu pekara sesulit apapun gue gak akan ngadu atau cerita apa masalah gue sama Bunda, kenapa? Karena semenjak gue memilih untuk tinggal sendiri hanya untuk menghindari Lian, Bunda terlihat merasa bersalah tapi Bunda juga tetap gak mau mengalah, alahasil, gue sama Bunda terbiasa tidak salin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN