Aku berhenti di tengah-tengah catatan yang ditulis oleh Rena yang berisi tentang Bagas. Sambil berpikir apakah benar kalau dulu Rena menyukai Bagas, detektif yang bertugas menyelidiki kasusnya? Aku benar-benar kaget dengan apa yang telah k****a ini. Antara percaya dan tidak percaya, sepertinya aku harus menanyakan hal ini kepada Bagas, kini dia adalah narasumberku untuk ditanyai kasus tentang p*********n dan pembunuhan yang dulu sempat dia selidiki. Ketika aku hendak membaca buku catatan Rena lagi, Ivan sudah datang dari wawancaranya dengan teman-teman kuliah Rena. “Ivan kau sudah kembali? Bagaimana hasil wawancaranya, berhasil?” tanyaku pada Ivan, aku menutup buku catatan Rena dan tidak jadi membacanya lagi, karena aku akan membuat laporan hasil investigasi yang di buat Ivan di lapangan

