Setelah selesai mengintrogasi Mira, aku menunggu di luar, menunggu hasil introgasi Devan yang dilakukan oleh Bagas, namun baru lima menit aku menunggu, Bagas sudah keluar dari ruangan introgasi. “Ada apa? Sudah selesai?” tanyaku memberondong Bagas, atasanku itu hanya memegang keningnya tanda bahwa dirinya sangat pusing. “Devan tidak mau bercerita, sudah kulakukan berbagai cara dengan melakukan sedikit kekerasan, tapi dia tidak mau bercerita, yang bicara hanya pengacaranya saja.” Jawab Bagas dengan nada putus asa. “Oke, biar aku aja yang masuk,” putusku, Bagas diam sebentar, dan akhirnya mengangguk. Aku langsung masuk ke dalam ruangan interogasi, di sana sudah ada dua orang laki-laki, yang kutaksir bahwa laki-laki muda yang duduk di sebelah kiriny

