"Capek ya?" tanya Calvin saat mereka berhenti di sebuah ruangan yang hanya berisi rak-rak buku, sebuah meja dan kursi serta sebuah gitar di dekatnya. Emma mengangguk tapi cepat melupakannya saat ia melihat gitar klasik berwarna coklat itu. "Kamu main?" tanyanya sembari menyentuh gitar berwarna coklat mengkilat itu. "Iya," Calvin berjalan mendekati Emma. "Kamu main juga?" Bukannya menjawab, Emma justru terkekeh. "Ih, kok ketawa nggak jelas gitu?" "Soalnya Timothy udah pernah ajarin aku, tapi karena nggak konsisten aku jadi nggak bisa main bagus deh," Emma mengingat betapa ia ingin dapat bermain gitar semasa ia masih SMA hanya karena penyanyi favoritnya terlihat keren karena bermain gitar. "Tapi coba deh, aku masih inget nggak ya?" Ia mengambil gitar itu dan bersandar pada meja. Dipetik

