26. Cerai???

970 Kata

Hari ini :           Pencet bintang dulu, baru baca. Biar yang nulis seneng :p Aku tergiur melihat tukang rujak di sebrang kantor Marshal, membayangkan rasa asam pedas dan manis memenuhi rongga mulutku membuat air liurku menetes. "Mas aku pengen rujak di depan deh, aku keluar sebentar ya." Marshal mengalihkan tatapannya ke arahku, kemudian menggulung kemejanya sampai sebatas siku. "Biar mas aja ya Nay, kamu tunggu sini." Aku sontak menggeleng. Aku ingin meracik rujak dengan tanganku sendiri. "Aku aja, cuma di depan kok. Lagian kerjaan kamu masih banyak." "Biar aku suruh Dela aja ya?" "Gak usah mas, aku bisa kok. Tenang aja, oke?" Marshal mengangguk walau terlihat sedikit ragu. "Hati-hati nyebrangnya, jalanan ramai." "Siap." Aku melihat ke kanan dan ke kiri, tidak ada kendar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN