28

1211 Kata

Rea dan Arfan memasuki kamar mereka. Rea sempat menelepon Petra untuk meminta izin menyelesaikan kasus bersama Arfan dan Ressa. Awalnya Petra sempat memberikan ceramah yang panjang yang membuat Rea berkali-kali menghela nafas. Petra menyesal tidak bisa ikut hadir di sisi Rea karena dia ada kasus lain bersama detektif dalam kepolisian. Bahkan kasus-kasus sekarang semakin aneh. Banyak seliweran yang bilang pembunuhan oleh makhluk halus dan berbagai jenis lainnya. "Rea, lo tau pembunuh ini bukan pembunuhan biasa," ucap Ressa saat Rea duduk di tepian kasur Rea hanya menatap Ressa dan memberikan kode untuk melanjutkan analisisnya. "Gue denger dari cerita Jino barusan. Dan lo tau kematian ini tidak masuk diakal. Sama seperti kematian paman gue." Ah Rea tau. Ressa punya paman yang meningg

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN