Sesal

978 Kata

                Sore itu hujan sudah semakin deras. Suara petir semakin mengelegar saja. Udara dingin sudah menusuk ke seluruh tubuh dua manusia yang kini masih saling berpelukan setelah lelah memadu kasih.                 “Emhh dingin, Oppa,” kata Ji So dengan suara yang sangat pelan. Tetapi Wang Yun Ja masi tertidur dengan pulas. Tidak terbangun sama sekali.                 “Apa ini? Kenapa aku telanjang seperti ini, apa yang sudah aku lakukan?” lirih Wang Ji So di salam hatinya. Gadis itu menangis seketika tatlaka baru menyadari mereka sudah melakukan sebuah perbuatan dosa yang sangat besar. Karena sudah berhubungan suami istri dengan sang kakak.                 Isakan tangis itu begitu melirih. Membuat Wang Yun Ja terbangun seketika.                 “Ada apa sayang, Ji So?” sapa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN