Selalu Teringat Daffa

1241 Kata

“Oh.” Dara menghela napas perlahan, mencoba menata kata-kata yang hendak ia ucapkan. “Saya ngontrak di kontrakan ayahnya, Mas. Terus, minta tolong carikan lowongan kerja untuk saya pada Pak Sugi,” jelasnya dengan nada lembut yang berusaha terdengar ringan, meski ada beban samar yang bersembunyi di balik suaranya. Ifan mengangguk paham. Matanya sejenak menelisik wajah gadis di hadapannya, mencoba menemukan sesuatu yang mungkin terselip dalam binar matanya. “Sudah lama, ngontrak di sana?” “Baru seminggu, Mas.” Dara tersenyum simpul. “Mas namanya siapa? Kita belum kenalan.” “Ifan. Adiknya Kak Fahri.” Dara sempat terkejut hingga bibirnya terbuka sedikit. Seketika, ia kembali menutup mulutnya, lalu mengulas senyum samar, seperti ada sesuatu yang menggelitik benaknya. “Kirain siapa. Tahun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN