Saya bukan Wanita Bayaran!

1678 Kata

Dara mengerjapkan matanya, sorotnya bertemu dengan tatapan tajam Daffa yang penuh selidik. Alis pria itu berkerut dalam, bibirnya terkatup rapat seolah menahan ketidakpercayaan. Jemari Daffa bergerak perlahan, menggaruk rambutnya yang berantakan, tanda kebingungan yang mulai mencengkeram pikirannya. "Kenapa ada banyak uang di tas kamu, Dara?" Suaranya terdengar lebih berat dari biasanya, penuh kehati-hatian yang terselubung dalam kecurigaan. "Kamu... nggak habis nyuri, kan?" Dara tersentak, matanya membulat, dan kepanikan menyeruak di wajahnya. "Nggak, Mas. Sumpah saya nggak nyuri uang. Nggak berani, Mas," ucapnya terbata, suaranya bergetar seperti angin malam yang menyelinap lewat celah jendela. Daffa mengembuskan napas perlahan, tapi kecurigaan masih menggantung di udara. "Terus...

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN