Bagian 41

1218 Kata

Suara berisik membuat Gulzar Heer membuka mata, tetapi dengan cepat menutupnya lagi. Dia seketika mendengkus. Wajah cantiknya memerah seperti tomat. "Ck! Baru kekasih saja, kalian sudah melewati batas. Aku yang sudah bertunangan dengan Fay malah tidak bisa berciuman dengannya karena dia sangat pemalu," gerutu Gulzar Heer. Bagaimana dia tidak kesal? Baru berpindah tempat sudah harus menyaksikan adegan tak biasa. Gulzar Heer dihadapkan pada kemesraan Ayzard dan Asytaria yang tengah memadu kasih. Akhirnya, dia terus menutup mata dan berusaha menulikan telinga dalam waktu yang cukup lama. "Aku mencintaimu, Ayzard," bisik Asytaria. "Aku juga," balas Ayzard. Gulzar Heer perlahan membuka mata. Firasatnya mengatakan dua orang itu telah selesai dengan aktivitas mereka sebelumnya. Benar s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN