Saat Ghea membuka ponsel Anna, ia terlihat sangat kesal karena ponsel itu terkunci. Ia tidak tahu apa kata sandinya. "Kenapa dikunci sih!?" kesal Ghea. Ghea pun segera mengembalikan ponsel itu ke tas Anna. Ia segera berjalan menuju toilet. Wajahnya terlihat sangat kesal. "Ngeselin banget sih! Apa jangan-jangan, Anna sadar kalo gue ngikutin dia dari tadi!? Argh!" kesal Ghea. "Ghea, gimana rasanya sih, punya temen yang ternyata seorang perempuan simpanan?" tanya seorang siswa yang tiba-tiba saja datang menghampiri Ghea. "Safira bukan perempuan seperti itu!" ujar Ghea. "Masa sih? Kayaknya, lo juga perempuan murahan deh! Kalian tuh cocok banget temenan." ujar siswa itu dengan tawa kecil. "Jaga omongan lo ya!" bentak Ghea. "Ah, takut banget loh." ujar siswa itu dengan tawa kecil. Plak!

