Telinga Genta berdengung, begitu mendengar kabar papanya ditemukan dalam kondisi tidak sadar di ruang kerjanya. Tangannya gemetar. Seketika blank. Panik sekaligus ketakutan, mendengar suara raung sirine ambulan dan penjelasan Rega yang terasa sulit dia cerna saking syoknya. Sampai kemudian dia gelagapan bangun dari duduknya. Celingukan mencari kunci mobil yang tidak bisa diingat lagi ditaruh mana. Mereka yang sedang gaduh tadinya sama sekali tidak tanggap melihat Genta yang blingsatan. Hingga saat Genta bertanya kunci mobil, Rhea ikutan panik mendengar penjelasan suaminya. Ditemani istri dan mertuanya, Genta buru-buru berangkat ke rumah sakit. Gala yang menyetir, karena Genta dalam keadaan syok. Sepanjang perjalanan mereka tidak bisa tenang. Dokter Difa sudah menelpon, minta bagian IGD si

