Untuk masalah Riksa, mereka benar-benar tidak mau mengulur waktu. Semua harus dibungkam, sebelum merembet kemana-mana. Bayangkan akan sesakit apa perasaan Riksa di kemudian hari, ketika jejak digital mempertontonkan statusnya yang dianggap anak haram! Sekarang dia masih kecil, belum paham apa maksudnya. Tapi, bagaimana nanti setelah bisa mengerti segalanya? Terlebih jika harus mengingat lagi, semengerikan apa perlakuan perempuan iblis yang sialnya adalah ibu kandungnya sendiri. Tidak, mereka akan menghentikan semua sebelum dalang di baliknya makin menggila. Riksa tidak berhenti tertawa saat menemani bermain ketiga bayi kembar berwajah bule itu. Rex yang entah ngoceh dengan bahasa dari planet mana, saat oleh Riksa ditunjukkan boneka kaktus yang bisa menirukan suara mereka sambil goyang-goy

