Bab 119. Bumil Pecicilan

2045 Kata

Meninggalkan semua kehidupan sibuknya di dunia bisnis maupun politik yang sudah digelutinya tiga puluh tahun lebih, Arya Harsa kini benar-benar menikmati masa tua di rumah bersama anak cucu. Hal yang selama ini bahkan tidak pernah terbayang olehnya. Dia kira akan menua dan mati kesepian di rumah megah tanpa ada yang peduli. Satu-satunya penolong hanya uang, karena selama masih memilikinya dia bisa membayar orang untuk merawat dan menghidupi dirinya sendiri. Sejak awal Arya tidak pernah bermimpi istri dan anak pungut mereka akan peduli. Mana mungkin, sedang setiap kali sakit saja mereka tak pernah menggubrisnya. Itu kenapa seluruh akses keuangan maupun aset kekayaannya dia pegang sendiri. Percayalah, jika Andita bisa menguasai semua, maka sejak dulu nyawanya sudah melayang. Seperti yang jal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN