Bab 80. Bukan Sekedar Gertakan

2046 Kata

Seperti maling yang tertangkap basah, Adhiarja Santoso yang biasa pongah dengan suara lantangnya seketika kicep. Masih berdiri salah tingkah dengan lutut gemetar. Padahal Ibra dan Danardi duduk santai, tanpa sedikitpun menunjukkan taringnya. Liam sebenarnya bukan sengaja memanggil omnya ke situ, tapi kebetulan tadi Ibra menghubunginya bertanya kondisi papanya yang kapan hari sakit. Sempat ngobrol sebentar, dia pun bilang kalau sedang di luar bersama Genta dan Ezra, untuk membereskan dua curut yang hendak nego catatan hitam Arya Harsa. Sementara Adhiarja sendiri juga kenal dengan Ibra, meski tidak akrab. Hanya pernah beberapa kali bertemu di acara penting. Bisa datang ke acara pernikahan anaknya, itu juga karena Adhiarja sendiri yang minta tolong ke temannya supaya bisa diundang ke sana.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN