Bab 140. Riksa Bertemu Dedeknya

1733 Kata

Banyak hal Genta pelajari dari liku kisahnya yang sama sekali tak mudah. Hidup ibarat perjalanan tanpa peta. Kadang dia tersesat di jalan yang tak pernah dipilihnya, tapi kakinya tetap harus melangkah. Semua akan terus berjalan, tanpa bertanya kita sanggup atau tidak melaluinya. Begitu banyak hal yang terjadi di luar dugaan, di luar kendali, bahkan di luar ekspektasi tanpa kesempatan untuk bilang iya atau tidak. Suka atau tidak, kita hanya dipaksa untuk menerima. Runtuh, sembuh, lalu tumbuh. Seperti itulah fase hidup akan terus berputar. Sepanjang perjalanan hidupnya yang penuh luka, Genta tak jarang protes ke Tuhan. Apakah ini cukup adil untuknya yang sudah berantakan? Apakah pundaknya akan terus kokoh menahan setiap lemparan beban? Dia hanya anak yang terbiasa memendam luka dan sakitny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN