[Yang, besok pagi ketemuan ya?] chat Adam malam itu. [Di mana?] [Terserah Adek.] [Kalau bisa di taman saja, Kak. Sudah lama kita nggak main ke taman.] [Siip.] [Tapi nanti Kakak jemput aku ya? Kita berangkat bareng saja, biar Farel yang nyetir.] [Oke, Sayang.] ** Esok paginya- “Kakak!” sapa Elsa ceria. Melihat kekasihnya keluar dari mobil. Adam datang dengan setelan kaos dan jins hitam panjang. Sangat tampan sih menurut Elsa. Elsa belarian menuju Adam, melihat kanan kiri sebelum mendekat untuk memeluk kekasihnya erat. “Hehehe,” tawa gadis itu. Di parkiran bawah tanah apartemen Elsa, hanya ada mereka dan Farel, yang tanpa ekspresi menjaga lokasi. “Ada kabar bahagia apa hari ini? Kenapa senang sekali?” tanya Adam dengan senyuman. Membelai lembut wajah kekasihnya. “Aku semalam

