127. Melepas Rindu

2237 Kata

Elsa mengaitkan kedua kaki, digendong Adam menuju kamar di bagian tengah. ‘Kriet.. Blam.’ Pintu kayu itu terbuka lalu tertutup. “Kakak!” Elsa memukul pelan pundak Adam. “Kakak memata-mataiku?” tanya Elsa. Melihat ke tembok kamar Adam. Adam melirik sekilas. Rangkaian foto Elsa semasa SMA tertata menjadi bentuk love. “Aku sama Kevin yang merangkainya,” kata Adam. Menidurkan Elsa di atas kasur. Kasur Adam besar. Tiga kali lebih besar dari kasur Elsa di apartemennya. Rumah Adam yang bernuansa putih, bertemakan klasik bercampur modern futuristik. Adam sudah mulai mengecupi wajah Elsa, tapi Elsa masih berusaha melihat foto-fotonya di tembok kamar Adam. Foto-Foto kecil itu banyak sekali. Satu tembok full foto Elsa. ‘Cup. Cup. Slurp.’ Kecupan-Kecupan Adam turun, beralih ke leher Elsa. Tur

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN