Sesampainya di rumah sakit Mama langsung menuju ruangan di mana Pak Permana di rawat. Tampak Pak Permana sedang di suapi seorang perawat dengan telaten. Sesekali perawat tersebut mengelap mulut Pak Permana dengan serbet karna ada sisa - sisa nasi yang lengket dan belepotan. Melihat kedatangan Bu Shofie perawat itu tersenyum dan segera membersikan piring bekas sarapan kemudian berpamitan keluar ruangan. Bu Shofie langsung duduk di sebelah Pak Permana dan menggenggam tangan nya dengan wajah berseri -seri. "Paa... hari ini Mama sangat bahagia sekali. Sebab ada kabar bahagia yang akan Nama sampaikan ke Papa."desis Shofia dengan mata berbinar - binar. "Kabar apa Ma?"lirih Pak Permana. Pak Permana bertanya dengan suara tercekat dan di paksakan. Dia hanya bisa memggerakkan kepalanya nam

