Sejak kejadian hari itu Lembayung sudah tidak pernah menyentuh pekerjaan rumah. Ia benar - benar memposisikan diri sebagai menantu di rumah keluarga Kusuma dan hal itu sangat di dukung oleh Mbok Minah. Apa yang ia inginkan dan butuhkan akan ia minta kepada para pelayan, dan tentu saja hal ini membuat Shofia semakin murka kepada Lembayung. Lembsyung sudah tidak perduli apa pun yang Shofia katakan. Sekarang ia bukanlah Lembayung yang naif dan lemah. Yang akan tetap diam dan menurut kepada Mama mertua nya. Karna ulah Lembayung yang sudah tidak ingin di perbudak Shofia, dengan sangat terpaksa wanita itu harus menambah beberapa pelayan dan koki baru di rumah. Sedangkan Mbok Minah hampir di pecat Shofia lantaran selalu membelah Lembayung, sampai - sampai Mbok Minah berlutut di kaki Shofia

