20

671 Kata

Di saat Reza tengah menikmati kebersamaannya bersama Shila di pantai, sebuah telepon mengusiknya. Ia bangkit untuk mengangkat telepon itu. Ia sengaja menjauh dari Shila karena ia yakin jika orang yang meneleponnya akan memberitahu perihal Vanessa. Untuk menghindari timbulnya masalah baru, ia segera menggeser layar guna mengangkat telepon itu. "Ada apa?" Reza terlonjak kaget mendengar berita yang disampaikan oleh salah seorang mata-mata yang ia kirim ke daerah Sulawesi Selatan untuk menemukan Vanessa. Sudut bibirnya terangkat, ia sangat bersyukur karena penantiannya selama ini tidak sia-sia. Vanessa, tunggu aku. Tidak lama lagi ia akan bertemu dengan wanita yang sangat berarti untuknya. Ia sangat senang mendengar kabar ini, tidak salah memang jika ia mengirim sepuluh orang di masing-masi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN