PART [35] . . . Kenan akhirnya tertidur kembali, setelah Nara berhasil menggendong tubuh mungil itu ke atas tempat tidur. Kali ini bahkan Arka dan ibunya seperti sengaja membiarkan wanita itu menenangkan Kenan sendiri. Berdua dengan Kenan, sosok kecil yang tidak pernah lepas memeluknya. Berkali-kali menanyakan kenapa tadi Nara sempat menepis tangannya. Saat kesadaran Nara kembali, wanita itu menyesal. Menyalahkan dirinya sendiri, Nara hanya bisa meminta maaf, menenangkan Kenan, dengan kondisi pemuda mungil itu yang masih terpengaruh obat. Tidak membutuhkan waktu lama untuknya tertidur lagi. Menyendiri di kamar Arka, dengan tubuh setengah berbaring di samping Kenan, kedua manik amber Nara seolah kosong, menatap ke arah lemari yang sempat Ia buka tadi, saat dia tak sengaja melihat f

