Mengenal Rei

1038 Kata

Seperti yang sudah dikatakan Yuga bahwa ia tak suka ditolak. Dan kemudian kini yang terjadi adalah, Rei berada di dalam mobil sang atasan kemudian diantarkan menuju rumah. Perjalanan sore ini sedikit macet, karena sore begini biasanya memang para pekerja akan berlomba untuk kembali ke rumah. "Kamu tinggal di rumah masih sama orang tua?" Rei menoleh ke arah Yuga dan tersenyum. "Maaf Pak, orang tua saya sudah meninggal. Dua-duanya." Mendengar jawaban itu membuat pria berkulit pucat itu merasa tak enak hati. "Maaf. Kalau begitu kamu tinggal sama nenek dan kakek?" Rei menggelengkan kepalanya lagi. "Empat-empatnya juga udah nggak ada Pak." Perasaan Yuga semakin ta karuan sepertinya ia salah bertanya kali ini. "Maaf, sepertinya seharusnya saya diam aja deh. Dari tadi tanya malah salah ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN