Se-la 42. Malam adalah waktu beristirahat untuk kebanyakan orang, tapi tidak untuk Upal, dia masih sibuk dengan solder dan juga beberapa alat pemanas serta alat elektronik lainnya. Dengan ponsel yang diapit di antara telinga dan pundaknya dia sibuk memeriksa ponsel di hadapannya. "Udah gue coba pake cara biasa masih juga nggak ketemu." Ucap Upal pelan, kali ini dia masih berusaha untuk memperbaiki satu ponsel pintar yang baru saja dia dapat beberapa hari lalu, ada keanehan yang terjadi pada ponsel itu, biasanya kerusakan seperti mati total bisa dia selesaikan dengan mudah jika kendala kerusakan yang terjadi hanya berputar pada IC power dan jalur yang mungkin saja konslet akibat terkikis air. Namun kali ini, Upal harus menelpon salah satu teman atau mungkin bisa dikatakan sebagai kerabat

