se-la 37

1634 Kata

Se-la 37 Mendapat keluarga yang selalu harmonis dan perhatian dalam segi apapun adalah keinginan Erin sejak dulu. Tumbuh besar dalam lingkungan yang bisa dibilang sibuk dengan pekerjaan membuat Erin kekurangan perhatian. Dan sekarang, setelah dia menjadi salah satu anak dari mamah Helda, apa yang dia harapkan sejak dulu menjadi kenyataan. Kini dia bisa merasakan bagaimana hangatnya diperhatikan dan diprioritaskan, sungguh hangat dan benar-benar membuat dia merasa sangat betah. "Kamu laper nggak, sayang?" "Em?" Erin tersentak dari lamunannya, seketika dia langsung menoleh ke kursi depan tempat dimana Helda duduk tepat di sebelah Darel. Sedari tadi Erin melamun memandangi luar jendela kaca yang memperlihatkan banyak hal di sana, memikirkan nasibnya yang dulu dan yang sekarang. Tentu s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN