BAB 95: BUNUH DIRI

1025 Kata

“Diam! Kau hanya anjing penjaga yang dibeli Ayahku. Kau tidak berhak berteriak padaku ataupun mempertanyakan apa yang kulakukan!” bentak Paula tidak terima kalau Pedro berani mengkomplain dirinya. Dia menjerit saat Pedro mencekiknya, dia tidak menyangka kalau Pedro bisa tega menyakitinya. “Jadi itukan arti diriku untukmu, anjing penjaga? Tahukah kau kalau anjing juga bisa menggigit orang yang memberinya makan?” tanya Pedro marah. Pedro jelas menyadari betapa rendahnya posisinya dibandingkan dengan Paula, karenanya dia selalu mengikuti kemauan Paula tanpa menuntut apapun walau sudah lebih dari tiga puluh tahun dia membaktikan diri pada keluarga Paula. Selain karena mencintai Paula, dia juga ingin membalas budi. Ayah Paula membesarkannya dengan baik, tanpa memperdulikan latar belakangnya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN