BAB 88: DICULIK

1148 Kata

“Loh, sudah mau pergi?” tanya Sissy pura-pura bingung. “Iya, kami ada urusan. Maaf, ya,” kata Maudy. “Oh, baiklah. Honey, tolong fotokan aku dengan Ellena sebentar ya, aku ingin menunjukkannya pada Rose, dia pasti akan sangat iri padaku!” kata Sissy yang langsung berdiri dan berjalan ke sebelah Ellena. “Oke” jawab Garry mengeluarkan ponselnya. “Smile!” seru Sissy sambil melingkarkan kedua tangannya di lengan Ellena, lalu dia menyuntikkan pelacak dari alat yang diberikan Garry padanya tadi, di lengan bagian dalam Ellena, jadi tidak tertangkap mata orang lain. Ellena mengernyit saat sebuah rasa sakit tiba-tiba menusuknya, belum sempat dia berkata apapun, Sissy sudah bicara lagi. “Maaf Ellena, sepertinya kukuku melukai tanganmu, aku tadi terlalu bersemangat. Bentar aku punya hansaplast!

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN