Seo Han mencebik kesal ketika menatap Han Tae yang keluar dari pintu kedatangan domestik. Pasalnya Han Tae berjanji akan pergi ke Seoul hanya untuk dua minggu, tetapi nyatanya suaminya baru datang setelah hampir dua bulan berlalu. "Hei, ada apa dengan wajah istriku, kenapa jadi sejelek ini," goda Han Tae. Dengan jahil ia menarik hidung istrinya lalu mencuri kecupan di bibir sang istri. "Nah, kau sudah dapatkan oleh-oleh dariku sekarang ayo senyum." Han Tae menarik kedua sudut bibir Seo Han memaksanya membuat sebuah lengkungan. Dengan kesal Seo Han menepis tangan suaminya. "Kenapa pulang? Bukannya kau sudah betah tinggal di Seoul dengan sekretaris barumu itu." Han Tae terkekeh lalu mengambil alih Ceonsa dari gendongan Seo Han. "Anak manis, ayo sama appa. Nanti kamu bisa hangus jika deka
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


