“Seo Han, jangan pergi! Seo Han!” Seo Han terperanjat dari tidurnya, seketika mendudukan diri saat Han Tae berteriak memanggil namany. Dilihatnya pemuda itu sangat gelisah dalam tidurnya. Bahkan titik-titik air mata mulai membasahi wajanya, dibarengi titik keringat yang bermunculan di dahinya. “Han Tae, Han Tae … bangun, Han Tae ….” Segera wanita itu berusaha membangunkan kekasihnya. Namun, bukannya terbangun, Han Tae justru makin gelisah, hingga pada akhirnya Seo Han harus membangunkannya dengan cara yang sedikit keras. Barulah kemudian Han Tae membuka matanya. Ia memandang Seo Han dengan tatapan penuh ketakutan dan kepanikan. “Han ….” Belum selesai Seo Han berkata, Han Tae langsung menubrukkan badannya dan memeluk wanita itu. “Jangan pergi, jangan tingalkan

