Sekolah sudah sepi ketika Talia masih menata barang-barangnya di loker. Ia sengaja pulang telat untuk menghindari kemacetan. Bagi Talia, sepi lebih baik. Tidak ada yang mengganggu ketenangannya, karena Talia tak suka sesuatu yang terburu-buru. Ia bisa santai kalau sepi. Talia sudah mendengar berita hari ini. Bagaimana tidak, dua orang yang sedang dibicarakan sangat terkenal, satu karena prestasi dan fisiknya, satu lagi karena cap playgirl. Tinggal shuttlecock yang masih belum ia masukkan. Talia tak melihat benda itu padahal tadi ada di sebelah kanan kakinya. "Lo nyari ini?" Talia kaget bukan main, di sebelah kiri, ada Alex, dekat sekali. Cowok itu menopangkan satu tangannya di loker untuk mengunci pergerakan Talia. "Kembaliin, itu bukan punya gue Lex." Talia berusaha menggapai shut

