Datang untuk Juan

1045 Kata

                Senin kembali datang, saatnya murid upacara di lapangan. Kenzi sudah bersiap pergi ke lapangan dengan topi di tangannya. Namun ia terhalangi oleh Juan yang baru saja tiba di pintu kelas. Kenzi tahu, biasanya Juan tak akan telat.                 Juan masih ngos-ngosan, dia membuka tasnya dan mengeluarkan buku pr Kenzi. “Makasih Ken. Gue cabut dulu.” Lalu setelahnya Juan kembali berlari. Entah ke mana Kenzi takt ahu.                 Arah pandang Kenzi masih mengikuti Juan saat teman sebangkunya menyenggol lengannya. “Buruan Ken, udah mau telat.”                 “Eh iya.”                 Rasa penasaaran Kenzi masih begitu besar terhadap Juan. Jika memang Juan ingin bolos, kenapa dia berpakaian seragam serta pergi ke sekolah? Dia juga bisa memberikan buku itu kepada Kenzi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN