Cinta Pengganti~42

2082 Kata

Belum ada 15 menit Gilang pergi meninggalkan rumah Kiya, pintu rumahnya kini kembali diketuk dengan tidak sabar. Kiya yang baru saja berbaring dan hendak menutup mata, akhirnya terjaga. Ia tidak beranjak ke mana pun, karena mendengar suara derit pintu yang terbuka. Sepertinya, Raissa telah membukakan pintu untuk orang tersebut. Mungkin saja ada tetangga yang sedang berkunjung, untuk mengantarkan sesuatu. Namun, Kiya salah. Ia hafal benar dengan suara yang saat ini sedang berbicara dengan bundanya. Garry! Untuk itulah, Kiya segera beranjak dan keluar dari kamarnya untuk menemui pria itu. “Garry!” Kiya berseru tetapi dengan suara pelan, sembari menghampiri pria itu. “Ngapain ke sini.” “Garry mau bicara sama kamu,” ujar Raissa sedikit menggeser langkahnya. “Ajak dia keluar, Ki. Jangan bi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN