Canggung. Entah mengapa, perasaan tersebut menyelinap di hati Kiya, saat Elok dan Lex meninggalkannya dengan membawa Duta, serta Kasih sekaligus. Sepasang suami istri itu mengatakan, mereka akan mengecek kamar yang akan ditempati malam ini, dan Kiya diminta menemani Gilang untuk sementara waktu. “Kenapa cerai?” “Apa, Mas?” Lamunan tidak jelas Kiya, menguap seketika saat Gilang membuka suara. “Mas Gilang tadi tanya apa?” “Kenapa cerai?” ulang Gilang mendadak ingin mempertanyakan hal tersebut pada Kiya. “Ohh …” Kiya terkekeh hambar. Mengapa Gilang mendadak bertanya hal pribadi seperti itu? Bukankah, Kiya sudah memberi batasan dengan dengan hubungan mereka. “Maaf, itu urusan pribadi saya.” “Dia selingkuh?” tanya Gilang mengabaikan ucapan Kiya. “Mas.” Kiya kembali menyalakan layar ponse

