BAB 24- PoV Roni ( Taruhan )

1090 Kata

Aku sedang asyik mengobrol dengan Mas Indra, saat sebuah chat masuk dari Riya. Aku mengerutkan kening. Jam segini dia chat aku buat apa? Ini sudah hampir tengah malam. [ Roni, mana janjimu? ] Aku berpikir, janji apa? Perasaan aku nggak pernah berjanji apa-apa padanya. Kuketik balasan. [ Emang aku ada janji apa? ] [ Tuh kan pura-pura lupa. Berarti apa yang kamu bilang tadi siang itu bohong!” ] Otakku cepat berpikir. Oh, ternyata dia menagih janji bualanku? Aku ukir senyum jahat. Sungguh sangat menyenangkan mengerjai perempuan seperti ini. Perempuan kesepian yang haus akan kasih sayang dan perhatian. [ Oh, yang rekaman itu? Nggak jadi. Nanti kamu sebarkan ] [ Buat apa aku sebarkan? Memangnya aku berani? ] [ Nggak. Itu rahasia antara aku dan istriku. Kalau Sartika tahu aku ngirim git

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN