XXVII. KAU TIDAK ADIL

1036 Kata

Mereka tercengang saling  beradu pandangan.  "Kau?! Yasmin!" lelaki itu tersenyum manis. Ia sama sekali tak menduga bertemu Yasmin di sini. "Aaaah … kukira tadi kau siapa." Yasmin memandangi Bintang dari kepala hingga ke ujung kaki. Speedboat berangkat, melaju membelah sungai menuju lautan. Angin laut yang deras menerpa wajah mereka.  “Kapten." Bintang menyapa dengan suara yang nyaring, dia tersenyum sambil mengangguk. Suara deru mesin speed boat membuat suara Bintang hampir tenggelam. Deniz tersenyum hambar menanggapinya. "Kalian dari mana?" ujar Bintang dengan wajah berseri-seri saat dia bicara dengan Yasmin. Senyuman terus saja melekat di bibirnya, dan entah kenapa Deniz selalu saja merasa dadanya sesak saat melihat Bintang dan Yasmin saling pandang apalagi saling bicara. "Ini, Ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN