Chapter 48

1297 Kata

Setelah mendengar alasan Laura, Zendi memutuskan untuk menyerahkan masalah klarifikasi ini pada Laura. Tentunya setelah sang model sembuh. Zendi tidak berlama-lama di rumah sakit dan kembali melewati para wartawan kepo tingkat akut yang masih berusaha mengorek informasi darinya. Sayangnya, Zendi si pria tegas tidak akan membiarkan sepatah kata pun meluncur dari bibirnya sebelum press conference digelar. Kepulangan Zendi menyisakan suasana tegang di kamar rawat Laura. Para orangtua sedang menatap tajam kedua anak mereka yang hanya bisa meneguk ludah. Pingkan malah merasa kelalaiannya membiarkan Laura tinggal sendirian malah membuat anaknya terjebak masalah yang memalukan. Laura tahu orangtuanya pasti sedang menyusun cecaran-cecaran dan omelan untuk mereka. “Pa, Ma... apa yang Laura bilang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN