Wanita berambut pendek dan berwarna hitam pekat dengan topi yang terpasang di kepalanya tengah mendatangi sebuah ruangan yang bertuliskan IT support system. Terlihat satu orang pria tulen dan satu pria bodong tengah berbincang. Monnie menepuk pundak pria yang lendot-lendotan macam cacing kepanasan dengan kuku ala-ala nail art murahan. “Heh … bencong! Ngapa lu di ruangan IT?” “Eh, Mba Monnie …. Econg antar minuman jus kesukaan babang tamvan James, nih!” Menaikkan sebelah alisnya menggoda Monnie, tapi sayangnya pria setengah mateng itu lebih suka yang berbatang juga, bukan yang datar dan berlubang. “Lu nganterin minum sekalian ngegodain dia, ya, Cong!” Monnie sudah tau gelagat pria terong-terongan penjual minuman di kantin kantor kepolisian ini, pasti sedang mencari mangsa untuk di lahap

