"Bagaimana saudara Hasan, kita memang sedang mengalami kerusakan Manajemen Club. Tapi tawaran ini hanya berlaku untuk beberapa orang saja" Hasan terduduk lesu diruangan yang lengkap dengan berbagai macam fasilitas. Pendingin ruangan yang sudah menyala tak bisa mendinginkan seluruh tubuhnya yang mendadak merasa sangat kepanasan. "Saya harus memikirkannya dulu pak" Pria tua yang duduk dengan sangat angkuh di sebuah kursi kebesaran mengela nafas mendengar pernyataan orang diharapkannya. "Kamu menyia-nyiakan kesempatan ini, dengan kamu menerima tawaran ini kamu sangat mudah untuk bisa menjadi keseblasan timnas Indonesia Hasan" Suara tegas dan lantang memenuhi keheningan ruangan tersebut. "Saya bukan hanya sendiri sekarang pak, saya harus mendikusikan dengan istri saya terlebih dah

