22. Inkubator

2053 Kata

Bu Ani tak mampu menjawab ia sontak menangis dengan hebat dan memeluk tubuh suaminya itu dengan erat, Gio dan Vian pun saling memandang satu sama lain, apakah Helina. Vian sontak mengalihkan pandangan dan segera menghampiri sang dokter yang berdiri di depan pintu keluar dari ruangan dingin itu. "Apa operasi nya berjalan dengan lancar, Dok?" Tanya Vian cepat dan terlihat sebuah kecemasan di wajah tampan Vian. "Allhamdulilah, Ibu dan sang bayi bisa terselamatkan." Ucap sang dokter cepat yang mana membuat Vian dan Gio mengucap syukur seketika. "Allhamdulilah, yaallah." Ucap Vian dan Gio berbarengan dan tersenyum lebar setelah mendengar kabar bahagia itu. "Dimana, cucu ku.. Dok?" Tanya Gio cepat dengan senyuman lebar yang masih menyungging di bibir nya itu, kebahagian yang tak terhingga sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN