Keputusan Salah?

1384 Kata

Bahagia Setelah Berpisah 82. ** "Gak tahu diri kamu, Pa. Berani kamu buat wanita l*c*r itu hamil! Dimana kamu menjumpai perempuan itu!" sentak Liana marah menunjuk Heru. Dia mengacak-acak rambutnya. Padahal hari ini sedang ada acara arisan sosialitanya dan dia juga sudah pergi ke salon. Namun acaranya harus berantakan karena ulah Ambar dan pengkhianatan sang suami yang dia percaya. Apalagi tadi Ambar memberi informasi kalau suaminya suka menjerat wanita-wanita muda lainnya. "Ma, kamu dengarkan saja penjelasan ku." pinta Heru dengan frustasi ke Liana. Liana dengan kasar mengacak guci-guci mini nya yang tersusun rapi di rak. Heru terkeget karena benda itu sudah pecah dan berjatuhan. "Ma, cukup!" "Diam kamu!" sentak Liana melempar sebuah guci berukuran sedang ke Heru. Dengan sigap p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN