Di dalam kantor petinggi perusahaan. Tiga pria masih duduk setelah membicarakan kerjasama mereka untuk beberapa bulan ke depan. Ruangan itu milik Arfiq Hadiutomo, yang tinggal beberapa bulan lagi akan menjadi seorang ayah. Kedua calon bapak itu hanya menatap jengah calon pengantin yang masih senyam-senyum sendiri. Mungkin sekarang mereka sudah mulai terbiasa dengan itu. Lagipula, lebih baik teman blasteran Jerman mereka seperti itu daripada kaya kemarin-kemarin sudah seperti orang gila karena setiap kali kumpul bertiga selalu mengeluh frustasi. Sementara Libra yang biasa ingin tahu apapun mendadak tidak peduli. Toh, calon adik iparnya itu senyam-senyum sendiri karena adik semata wayangnya. Apalagi besok pagi sahabatnya itu akan melamar resmi sang adik. Makin jadilah pria blasteran Jerm

