22. Sengaja

1039 Kata

"Terima kasih, Kak Saka," kata Luna sebelum turun dari dalam mobil, "Sama sama, Luna," sahut Saka, Arsen yang merasa terabaikan mengambil suara,"loh, emang di mobil ini hanya ada Kak Saka? Aku juga, ada!" protes Arsen yang tidak dianggap keberadaannya oleh Luna, "Tsk, kamu kan nggak nyetir. Kamu juga numpang di mobil Kak Saka, jadi buat apa, aku bilang makasih, ke kamu? Kayaknya nggak guna, deh!" jelas Luna yang membuat Arsen membelalakkan kedua matanya. "Ka-mu!" Arsen menunjuk ke arah Luna, membuat Luna beradu pandang dengan Arsen. "Bye!" potong Luna sembari melambaikan tangan dan menepis jari Arsen. Luna tidak ingin membuat keributan, Luna segera turun dari mobil, dan meninggalkan Saka juga Arsen. Saka menatap Arsen yang tampak kesal dengan apa yang Luna lakukan," kamu juga, Arsen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN