38. Lamaran untuk putrinya

1278 Kata

Renta tersentak kaget ketika ayahnya muncul di pintu kamar dengan wajah tegas khas milik ayahnya itu. "Ayah kasih kamu waktu terakhir untuk nemuin Dimas. Dia di Viin Resto" Dengan cepat Renta berlari keluar dari kamarnya. Ia menghampiri Reyga, salah satu supir dimansionnya dengn cepat, tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang jarang ia punya ini. "Pak Rey, anterin Renta ke Viin Resto ya?" Reyga mengangguk. "Cepet pak, keburu Dimas pergi" titahnya tak sabaran. "Kenapa ketemuannya tengah malam gini neng, ngga besok aja?" tanya Reyga begitu mobil mereka melaju dngan cukup cepat. "Besok Dimas keburu pergi pak, ayah juga ngijininnya cuma sekarang" Renta langsung keluar dari mobilnya dengan langkah terburu buru. Meninggalkan Renta yang menggelengkan kepala melihat anak Tuannya itu. Ren

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN