Keadaan Aldo selama empat hari belakangan ini begitu mengenaskan, pria itu seakan kehilangan arah hidupnya. Berpisah dari Arin membuatnya sangat lemah dan tak semangat melakukan apapun. Selalu mengurung diri di kamar tanpa makan, namun banyak meneguk wine. Air matanya bahkan banyak terkuras, meskipun ia sedikit letih. Ia menghilangkan seluruh ego yang berdiri kokoh selama ini, tak peduli anggapan orang terdekatnya melihat dirinya yang begitu memprihatinkan. Hanya menyesali yang dapat ia lakukan, Arin tak memperdulikan kedatangannya saat ia menemui wanita itu di kosan Glory. Sikembar-pun seakan tak ada, karena Aldo dan Arin sama-sama sibuk dengan perasaan keduanya masing-masing. Sehingga yang mengurus Arsenio dan Aldan adalah Tania, Robin dan Andre secara bergantian atau kadang bersama.

